Klinik PUSSPA

Suryakanti fokus menangani anak usia dini dengan gangguan perkembangan, melalui layanan kesehatan dasar dan spesialistik yang bersifat komprehensif dan interdisiplin.

Mengapa anak usia dini? Perkembangan anak merupakan proses dinamis untuk mengoptimalkan potensi genetik seorang anak dalam konteks lingkungannya. Temuan dari neurosains menunjukkan betapa pentingnya tahun-tahun pertama kehidupan anak, saat otak berkembang dengan sangat cepat. Keterlambatan perkembangan pada anak merupakan salah satu tanda disabilitas perkembangan. Walaupun faktor resikonya bervariasi, deteksi dan intervensi dini dapat mengurangi tingkat keparahan kondisi tersebut dan membantu anak-anak beradaptasi dalam kehidupan sehari-hari. Semakin dini semakin baik, karena kita berlomba dengan proses perkembangan otak untuk mengoptimalkan stimulasi dan intervensi.

Gangguan perkembangan seperti apakah yang bisa kami tangani?

  • Keterlambatan
    • perkembangan gerakan kasar dan halus
    • panca indera dan persepsi
    • bicara dan komunikasi
  • Kesulitan belajar
  • Gangguan
    • sensorik
    • perilaku
    • psikis
    • emosional dan psikososial
    • makan
  • Autisme
  • ADHD
  • Cerebral Palsy
  • Down Syndrome
  • Keterbelakangan mental (Intelectual Disablility)
  • Permasalahan berhubungan pola asuh

Layanan klinik mencakup seluruh aspek perkembangan, yaitu fisik (gerakan kasar dan halus), bicara & komunikasi, kognisi & intelegensia, dan sosial-emosi. Hal ini mengingat bahwa hampir tidak ada kasus gangguan perkembangan yang mencakup hanya satu fungsi perkembangan

Tahapan Pelayanan

Penilaian tumbuh kembang

Penegakkan diagnosa secara interdisiplin

Konsultasi perkembangan & dukungan keluarga

Intervensi dengan
terapi khusus (fisio, okupasi, wicara, dan pedagogi)

Evaluasi

Penilaian tumbuh kembang

Penegakkan diagnosa secara interdisiplin

Konsultasi perkembangan & dukungan keluarga

Intervensi dengan
terapi khusus (fisio, okupasi, wicara, dan pedagogi)

Penilaian tumbuh kembang

Evaluasi

Layanan dan Fasilitas

yaitu pemeriksaan oleh dokter umum berdasarkan keluhan pasien mengenai masalah pertumbuhan dan perkembangan anak. Bertujuan menegakkan diagnosa tatalaksana pasien selanjutnya, termasuk rujukan ke dokter spesialis anak, dokter spesialis syaraf, spesialis rehabilitasi medik, spesialis THT, dan spesialis mata, berdasarkan kebutuhan.

yaitu pemeriksaan oleh perawat terlatih di bidang pediatrik, neurologi, motoskopi, kinesiologi, dan psikologi anak. Bertujuan memperoleh gambaran dari tingkat perkembangan pasien dan mengetahui sedini mungkin adanya keterlambatan perkembangan.

Metode yang digunakan adalah MFED (Muenchener Funktionelle Entwicklungs Diagnostik – Diagnostik Perkembangan Fungsi Muenchen), dengan cara observasi perilaku & interaksi anak lewat bermain dan anamnesa (pengambilan data tambahan dari orang tua berbentuk kuesioner). Aspek yang dinilai: motorik kasar, motorik halus, pengamatan/persepsi, bicara/vokalisasi, pengertian bicara, sosialisasi.

yaitu pemeriksaan, tes, diikuti oleh konseling oleh psikolog. Bertujuan membantu pasien, keluarga, dan pihak terkait (misalnya sekolah) untuk menyikapi dan memecahkan masalah yang dihadapi.

Metode yang digunakan antara lain: Tes Kecerdasan/IQ (Stanford Binet, WPPSI, WISC, Son Test), Test Visual Persepsi (Frostig dan VMI), Test Grafis, observasi tingkah laku anak dan interaksinya dengan keluarga/pengasuh, dan terapi interaksi (Floor Time).

yaitu terapi untuk mendeteksi, mengembangkan, memelihara, dan memulihkan serta meningkatkan gerakan dan fungsi tubuh pasien dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, pelatihan fungsi dan komunikasi melalui bermain.

Pendekatan yang digunakan: Bobath, terapi psikomotor, PNF, dan metode manual lainnya.

yaitu terapi yang menggunakan aktivitas tertentu untuk mempertahankan atau meningkatkan komponen kinerja okupasional (sensorik-motorik, persepsi, kognitif, sosial dan spiritual) dan area kinerja okupasional (perawatan diri, produktivitas, dan pemanfaatan waktu luang).

Tahapan tujuan okupasi terapi secara umum:

  1. Regulasi diri – kemampuan untuk mengendalikan perilaku.
  2. Kesadaran tubuh – kesadaran akan keberadaan tubuh dalam ruang.
  3. Kontrol postural – kemampuan untuk mempertahankan posisi tegak dengan tenang/terkendali.
  4. Koordinasi bilateral – kemampuan untuk menggunakan sisi kanan dan kiri tubuh dalam waktu bersamaan atau bergantian secara terkendali.
  5. Motorik halus – kemampuan menggerakkan otot-otot kecil, khususnya jari dan tangan. Sangat penting terutama untuk persiapan menulis.
  6. Keseimbangan emosi – kemampuan mengendalikan emosi dalam menghadapi tantangan atau perubahan.
  7. Persepsi visual dan auditori – kemampuan mengenali dan menginterpretasikan informasi yang dilihat dan didengar.

Pendekatan yang digunakan antara lain: metode berbasis sistem neuro sensorimotor (misalkan integrasi sensori), berbasis perilaku (misalkan modifikasi perilaku) atau kognisi (misalkan frosting untuk visual persepsi), sesuai dengan kebutuhan pasien.

yaitu terapi untuk mengembangkan kemampuan komunikasi pada individu yang mengalami gangguan wicara, bahasa, suara, irama kelancaran dan gangguan menelan. Umumnya dilakukan terhadap pasien yang mengalami disaudia, disartia, dislalia, disglosia, dislogia, disfagia, disfasia perkembangan, atau gagap dan latah.

yaitu terapi yang bersifat mendukung, memperbaiki, serta meningkatkan kemampuan belajar pada pasien, terutama anak berkebutuhan khusus seperti Down Syndrome, retardasi mental, cerebral palsy, autism, dan lain-lain. Indikasi kesulitan yang ditangani antara lain: kesulitan belajar, gangguan keterampilan motorik halus, gangguan panca indera dan persepsi, takut sekolah, kurang konsentrasi, dan sikap penolakan.

Pendekatan yang digunakan antara lain: Montessori, Frostig, Graphomotor, bermain sambil belajar.

yaitu pemeriksaan penunjang berupa rekaman gelombang elektrik sel saraf di otak. Bertujuan untuk mengetahui adanya gangguan fisiologi fungsi otak. Dilakukan dengan cara menempel beberapa elektroda pada permukaan kepala pasien dengan lama perekaman sekitar 1 jam. Umumnya dilakukan pada pasien dengan riwayat kejang, epilepsy, cerebral palsy, terlambat bicara, retardasi mental, keterlambatan motorik, disfungsi integrasi sensori, gangguan belajar, dan Down Syndrome.

yaitu perencanaan dan pembuatan alat bantu (orthosis) dan atau pengganti (prosthesis) bagi pasien yang mengalami kesulitan bergerak dan melakukan kegiatan sehari-hari. Bertujuan untuk memelihara, memperbaiki, atau mengembalikan fungsi gerak, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup.

Pendekatan disiplin ilmu yang digunakan antara lain instrumentasi kedokteran, teknik biomedika, serta teknik desain industri, dengan menitikberatkan pada kebutuhan pasien sebagai penggunanya.

yaitu terapi sentuh yang dilakukan terhadap bayi/anak, untuk memberikan perasaan aman dan nyaman. Pijat adalah seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang telah dipraktekkan sejak beradab-abad silam. Pijat bermanfaat melancarkan sistem sirkulasi darah, pernafasan, dan pencernaan, sehingga bayi memiliki pola tidur lebih baik dan tidak rewel.

Pijat bayi di klinik Suryakanti dilaksanakan oleh terapis dengan melibatkan orang tua, sehingga orang tua dapat mempraktekkan pijat bayi di rumah untuk meningkatkan kedekatan dengan anak.

yaitu upaya bekerja sama dengan lingkungan sosial pasien (terutama keluarga inti dan pengasuh) untuk menciptakan kondisi yang menunjang penatalaksanaan. Pekerja sosial klinik Suryakanti memberikan konsultasi mengenai pelayanan yang diberikan oleh klinik, menampung keluhan baik pribadi maupun yang berkaitan dengan proses terapi, dan memelihara hubungan kerja yang baik antara klinik dengan pasien. Pekerja sosial juga bertugas melakukan kunjungan ke rumah, sekolah, atau lingkungan lainnya sesuai keperluan, untuk melihat kondisi pasien yang sebenarnya di luar klinik, sebagai data tambahan untuk menunjang penatalaksanaan di klinik Suryakanti.

Bagi keluarga yang memerlukan akomodasi selama perioda pemeriksaan/intervensi, PUSPPA Suryakanti menyediakan sarana penginapan sederhana. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silakan hubungi resepsionis klinik.

Bagi keluarga kurang mampu yang memerlukan dukungan untuk membiayai proses pemeriksaan/intervensi pasien, PUSPPA Suryakanti menyediakan bantuan dana dari program Orang Tua Asuh. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silakan hubungi resepsionis klinik.

Tim

Tim klinik terdiri atas para profesional dari berbagai bidang keilmuan, termasuk di antaranya dokter umum, dokter syaraf, terapis (fisioterapi, terapi okupasi, dan wicara), pedagog untuk anak berkebutuhan khusus, dan pekerja sosial.

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab…
dr. Yulia Suherlina, M.Si.
Dokter Umum
dr. Anggunsari Putisalina
Dokter Umum
dr. Retna D. Hardjoko
Dokter Umum
dr. Rara Pramuditha Ayuningtyas
Dokter Umum
dr. Uni Gamayani, S.pS.(K).
Dokter Sp. Syaraf
dr. Siti Aminah, S.pS.(K).
Dokter Sp. Syaraf
Lydia Anggraeni Kidarsa ST. MSc. MA(RCA) DIC
Spesialis Biomedika
Andi Atikah R., Amd.FT.
Fisioterapis
M.Nuh , Amd.Ft, S.Pd
Fisioterapis
Lingga Fanuri B., Amd.FT.
Fisioterapis
Edhward Mangisi Marpaung, Sst.Ft, M.Biomed
Fisioterapis
Dra. Yosrika. A.Md .TW. M.Pd
Terapis Wicara
Haris Setiawan. A.Md.TW
Terapis Wicara
Mulia Agustina Siregar, A.Md. TW
Terapis Wicara
Nina Sulastri A.Md.TW
Terapis Wicara
Muhamad Baskoro Aji Santoso, A.Md.OT
Terapis Okupasi
Rahmawati Sa’adah, A.Md.OT
Terapis Okupasi
Aji Kurniadi, Amd.OT.
Terapis Okupasi
Nur Elya, S. Psi. Psikolog
Psikolog Anak
Dra. Eni Nuraeni, Psi.
Psikolog Anak
Fitriani, M.Psi., Psikolog
Psikolog Anak
Sri Sumiati
Pedagog
Algie
Pedagog
Dewi Daryati. S.Pd. Dipl Mont. M.Pd
Pedagog
Asri Yusdianti, Dipl Mont
Asesor Perkembangan, Pedagog
Nurhilma Mustariah., Amd.Kep
Asesor Perkembangan
Siti Juhro, BSW
Social Worker
Yeri Hendrayudira, A.Ks
Social Worker
Erlan Alex Sukandar
Medical Record
Sri Asti Astuti
Medical Record
Feti Roudhotul Janah, A.Md. Kes
Ortotik Prostetik

Testimonial

format_quote

Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit

Joko Susilo

format_quote

Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit

Megawati Ratna

Informasi Registrasi

Untuk informasi seputar layanan klinik di Suryakanti, silakan isi form pra-registrasi di bawah ini. Staf kami akan menghubungi Anda melalui email atau telepon. Untuk pertanyaan, silakan baca terlebih dahulu halaman FAQ di sini.

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian